THERAPY PRE EKLAMSIA BERAT

 THERAPY PRE EKLAMSIA BERAT Apa Itu Pre Eklamsia Berat ( PEB ) ?   Preeklampsia ditandai dengan adanya tekanan darah tinggi dan protein pada urine tanpa disertai kejang, sedangkan eklampsia adalah komplikasi lanjutan dari preeklampsia yang ditandai dengan terjadinya kejang pada ibu hamil. Preeklampsia adalah gangguan kehamilan berupa tekanan darah tinggi yang disertai dengan meningkatnya kadar protein dalam urine ( proteinuria) atau gangguan fungsi hati . Kondisi ini jarang terjadi, namun dapat berkembang dengan cepat dan menyebabkan komplikasi serius pada ibu maupun janin. Sementara Peb atau preeklampsia berat adalah masalah kehamilan yang lebih parah Preeklamsia umumnya terjadi pada usia kehamilan di atas 20 minggu. Jika tidak terdeteksi sejak dini, maka membuatnya semakin sulit untuk dikendalikan. Terdapat dua jenis preeklamsia yaitu, preeklamsia berat dan ringan yang harus ibu hamil ketahui. PRE EKLAMSIA RINGAN Preeklampsia ringan umumnya ditandai dengan kehamilan berus...

RATIO KELAYAKAN KERJA

 RATIO KELAYAKAN KERJA


Rasio Kelayakan Kerja adalah indikator yang digunakan untuk menilai kesehatan dan produktivitas tenaga kerja dalam suatu organisasi, khususnya di sektor pertambangan dan energi. 

Rasio ini membantu menilai dampak penyakit terhadap kinerja tenaga kerja, terlepas dari kecelakaan kerja.

๐Ÿ“Š Rumus Rasio Kelayakan Kerja

Rumus yang digunakan adalah:

Rasio Kelayakan Kerja (%) = (Jumlah Pekerja Sakit / Jumlah Tenaga Kerja) × 100%

Di mana:

  • Jumlah Pekerja Sakit: Jumlah pekerja yang mengalami sakit, tidak termasuk yang disebabkan oleh kecelakaan kerja.

  • Jumlah Tenaga Kerja: Total jumlah tenaga kerja yang ada di perusahaan.

Rasio ini memberikan gambaran tentang seberapa besar pengaruh penyakit terhadap ketersediaan tenaga kerja dan produktivitas operasional.

๐Ÿงพ Contoh Perhitungan

Misalnya, dalam suatu perusahaan terdapat 500 pekerja, dan 20 di antaranya mengalami sakit (tidak termasuk kecelakaan kerja) dalam periode tertentu. Maka, perhitungannya adalah:

Rasio Kelayakan Kerja = (20 / 500) × 100% = 4%

Artinya, 4% dari total tenaga kerja mengalami sakit dalam periode tersebut.

๐Ÿ“Œ Pentingnya Rasio Kelayakan Kerja

Memantau rasio ini penting untuk:

  • Mengidentifikasi tren kesehatan tenaga kerja.

  • Mengevaluasi efektivitas program kesehatan dan keselamatan kerja.

  • Merencanakan kebutuhan tenaga kerja cadangan.

  • Mengoptimalkan produktivitas operasional.

Rasio ini sering digunakan dalam laporan keselamatan dan kesehatan kerja, seperti yang tercantum dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 373.K/MB/01/MEM/2023, yang menyarankan perhitungan Rasio Kelayakan Kerja sebagai bagian dari statistik keselamatan pertambangan.

Interpretasi Nilai

  • Nilai rendah (misal < 5%) → sehat, keluhan medis minimal

  • Nilai moderat (5–10%) → perlu pemantauan kesehatan dan intervensi

  • Nilai tinggi (> 10%) → indikasi masalah kesehatan masif di lingkungan kerja



Comments

Popular posts from this blog

CARA MENGHITUNG STOCK OBAT

Total Recordable Incident Rate (TRIR) atau Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR

Apa Arti IgG dan IgM Tifoid Positif dalam Tes?