THERAPY PRE EKLAMSIA BERAT

 THERAPY PRE EKLAMSIA BERAT Apa Itu Pre Eklamsia Berat ( PEB ) ?   Preeklampsia ditandai dengan adanya tekanan darah tinggi dan protein pada urine tanpa disertai kejang, sedangkan eklampsia adalah komplikasi lanjutan dari preeklampsia yang ditandai dengan terjadinya kejang pada ibu hamil. Preeklampsia adalah gangguan kehamilan berupa tekanan darah tinggi yang disertai dengan meningkatnya kadar protein dalam urine ( proteinuria) atau gangguan fungsi hati . Kondisi ini jarang terjadi, namun dapat berkembang dengan cepat dan menyebabkan komplikasi serius pada ibu maupun janin. Sementara Peb atau preeklampsia berat adalah masalah kehamilan yang lebih parah Preeklamsia umumnya terjadi pada usia kehamilan di atas 20 minggu. Jika tidak terdeteksi sejak dini, maka membuatnya semakin sulit untuk dikendalikan. Terdapat dua jenis preeklamsia yaitu, preeklamsia berat dan ringan yang harus ibu hamil ketahui. PRE EKLAMSIA RINGAN Preeklampsia ringan umumnya ditandai dengan kehamilan berus...

Mengelola Hipertensi Menggunakan Terapi Kombinasi

 Mengelola Hipertensi Menggunakan Terapi Kombinasi


Lebih dari 70% orang dewasa yang diobati untuk hipertensi primer pada akhirnya akan memerlukan setidaknya dua obat antihipertensi, baik pada awalnya sebagai terapi kombinasi atau sebagai terapi tambahan jika monoterapi dan modifikasi gaya hidup tidak mencapai pengendalian tekanan darah yang memadai. 

Empat kelas obat utama yang digunakan dalam terapi kombinasi untuk pengobatan hipertensi: 

1.diuretik thiazide, 

2.penghambat saluran kalsium, penghambat enzim pengubah angiotensin (ACEI), dan penghambat reseptor angiotensin (ARB). 

ACEI dan ARB tidak boleh digunakan secara bersamaan. 

Pada pasien berkulit hitam, setidaknya satu agen harus berupa diuretik thiazide atau penghambat saluran kalsium. 

Pasien dengan gagal jantung dengan penurunan fraksi ejeksi harus diobati terlebih dahulu dengan beta blocker dan ACEI atau ARB (atau angiotensin receptor-neprilysin inhibitor), diikuti dengan terapi tambahan dengan antagonis reseptor mineralokortikoid dan diuretik berdasarkan status volume. 

Perawatan untuk pasien dengan penyakit ginjal kronis dan proteinuria harus mencakup ACEI atau ARB ditambah diuretik thiazide atau penghambat saluran kalsium. 

Pasien dengan diabetes mellitus harus ditangani sama dengan pasien tanpa diabetes kecuali terdapat proteinuria, dalam hal ini terapi kombinasi harus mencakup ACEI atau ARB.

Comments

Popular posts from this blog

CARA MENGHITUNG STOCK OBAT

Total Recordable Incident Rate (TRIR) atau Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR

Apa Arti IgG dan IgM Tifoid Positif dalam Tes?