THERAPY PRE EKLAMSIA BERAT

 THERAPY PRE EKLAMSIA BERAT Apa Itu Pre Eklamsia Berat ( PEB ) ?   Preeklampsia ditandai dengan adanya tekanan darah tinggi dan protein pada urine tanpa disertai kejang, sedangkan eklampsia adalah komplikasi lanjutan dari preeklampsia yang ditandai dengan terjadinya kejang pada ibu hamil. Preeklampsia adalah gangguan kehamilan berupa tekanan darah tinggi yang disertai dengan meningkatnya kadar protein dalam urine ( proteinuria) atau gangguan fungsi hati . Kondisi ini jarang terjadi, namun dapat berkembang dengan cepat dan menyebabkan komplikasi serius pada ibu maupun janin. Sementara Peb atau preeklampsia berat adalah masalah kehamilan yang lebih parah Preeklamsia umumnya terjadi pada usia kehamilan di atas 20 minggu. Jika tidak terdeteksi sejak dini, maka membuatnya semakin sulit untuk dikendalikan. Terdapat dua jenis preeklamsia yaitu, preeklamsia berat dan ringan yang harus ibu hamil ketahui. PRE EKLAMSIA RINGAN Preeklampsia ringan umumnya ditandai dengan kehamilan berus...

TENSION PNEUMOTHORAX

 TENSION PNEUMOTHORAX


Tension pneumothorax adalah kondisi darurat medis yang mengancam jiwa dan terjadi ketika udara masuk ke ruang pleura (ruang antara paru-paru dan dinding dada) dan terperangkap di sana, sehingga tekanan terus meningkat. Peningkatan tekanan ini tidak hanya menyebabkan paru-paru kolaps total, tetapi juga mendorong jantung, pembuluh darah besar, dan trakea ke sisi dada yang berlawanan (disebut pergeseran mediastinum), yang secara serius mengganggu aliran balik darah ke jantung dan fungsi pernapasan.

Gejala-gejala tension pneumothorax berkembang cepat dan biasanya meliputi:

Gejala Pernapasan yang Berat:

  • Sesak napas (dispnea) yang progresif dan berat: Kesulitan bernapas yang semakin memburuk dengan cepat.

  • Pernapasan cepat dan dangkal (takipnea).

  • Nyeri dada yang tajam dan berat: Biasanya tiba-tiba dan dapat menjalar ke bahu atau punggung di sisi yang terkena, dan memburuk saat menarik napas atau batuk.

  • Pengembangan dada yang tidak simetris (sisi yang sakit terlihat lebih tinggi atau bergerak tertinggal saat bernapas).

  • Suara napas yang melemah atau menghilang pada sisi dada yang terkena.

  • Hipersonor (bunyi sangat nyaring) saat perkusi (ketukan) pada sisi dada yang terkena.

Tanda-tanda Gangguan Sirkulasi (Ketidakstabilan Hemodinamik):

  • Detak jantung cepat (takikardia).

  • Tekanan darah rendah (hipotensi): Kondisi ini bisa berlanjut menjadi syok.

  • Sianosis: Kulit, bibir, atau kuku berwarna kebiruan akibat kekurangan oksigen.

  • Pembengkakan pembuluh darah leher (distensi vena jugularis): Ini terjadi karena terhambatnya aliran balik darah ke jantung.

  • Deviasi trakea (pergeseran batang tenggorokan) ke sisi yang berlawanan (tidak sakit) - ini adalah tanda lanjut.

  • Penurunan tingkat kesadaran atau kebingungan.

  • Keringat dingin.

Tension pneumothorax adalah kondisi yang sangat serius dan memerlukan penanganan medis darurat segera (dekompresi jarum) untuk mengeluarkan udara yang terperangkap dan mengurangi tekanan. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala-gejala ini, segera cari bantuan medis darurat.







Comments

Popular posts from this blog

CARA MENGHITUNG STOCK OBAT

Total Recordable Incident Rate (TRIR) atau Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR

Apa Arti IgG dan IgM Tifoid Positif dalam Tes?