THERAPY PRE EKLAMSIA BERAT

 THERAPY PRE EKLAMSIA BERAT Apa Itu Pre Eklamsia Berat ( PEB ) ?   Preeklampsia ditandai dengan adanya tekanan darah tinggi dan protein pada urine tanpa disertai kejang, sedangkan eklampsia adalah komplikasi lanjutan dari preeklampsia yang ditandai dengan terjadinya kejang pada ibu hamil. Preeklampsia adalah gangguan kehamilan berupa tekanan darah tinggi yang disertai dengan meningkatnya kadar protein dalam urine ( proteinuria) atau gangguan fungsi hati . Kondisi ini jarang terjadi, namun dapat berkembang dengan cepat dan menyebabkan komplikasi serius pada ibu maupun janin. Sementara Peb atau preeklampsia berat adalah masalah kehamilan yang lebih parah Preeklamsia umumnya terjadi pada usia kehamilan di atas 20 minggu. Jika tidak terdeteksi sejak dini, maka membuatnya semakin sulit untuk dikendalikan. Terdapat dua jenis preeklamsia yaitu, preeklamsia berat dan ringan yang harus ibu hamil ketahui. PRE EKLAMSIA RINGAN Preeklampsia ringan umumnya ditandai dengan kehamilan berus...

ULCUS PEPTICUM

 ULCUS PEPTICUM

Obat untuk ulkus peptikum (luka pada lambung atau usus dua belas jari) ditujukan untuk:

  1. Mengurangi produksi asam lambung

  2. Melindungi lapisan lambung

  3. Membasmi infeksi H. pylori (kalau ada)


1. Obat Penekan Asam Lambung

🔹 PPI (Proton Pump Inhibitor) – obat utama

  • Omeprazole 20–40 mg/hari

  • Pantoprazole 40 mg/hari

  • Lansoprazole, Esomeprazole, Rabeprazole

  • Diminum 30 menit sebelum makan (biasanya pagi hari)

📌 Paling efektif untuk menyembuhkan ulkus peptikum


🔹 H2-Blocker (alternatif jika tidak bisa pakai PPI)

  • Ranitidine (sudah jarang dipakai karena isu keamanan)

  • Famotidine 20 mg 1–2 kali sehari


2. Obat Pelindung Lapisan Lambung

🔹 Sukralfat

  • Melapisi ulkus dan melindunginya dari asam

  • Dosis: 1 gram, 4x/hari (sebelum makan dan sebelum tidur)

  • Jangan diminum bareng antasida/PPI

🔹 Antasida

  • Contoh: magnesium hydroxide, aluminium hydroxide, simethicone

  • Meredakan nyeri lambung sementara

  • Tidak menyembuhkan ulkus, hanya bantu gejala


3. Antibiotik (Jika Ulkus karena Helicobacter pylori)

Regimen Triple Therapy (selama 10–14 hari):

  • PPI (omeprazole/pantoprazole) 2x/hari

  • Amoxicillin 1000 mg 2x/hari

  • Clarithromycin 500 mg 2x/hari

📌 Kalau alergi amoksisilin → bisa diganti dengan metronidazole


⚠️ Catatan Penting

  • Penyembuhan ulkus biasanya butuh 4–8 minggu pengobatan rutin

  • Hindari NSAID (seperti ibuprofen, asam mefenamat), alkohol, rokok

  • Jika ada perdarahan (muntah darah, BAB hitam), segera ke IGD

Kalau kamu mencari obat ulkus peptikum yang diberikan lewat injeksi intravena (IV), biasanya itu diberikan dalam kondisi berikut:

  • Ulkus berdarah

  • Pasien tidak bisa minum obat oral

  • Dirawat di rumah sakit (inap atau IGD)


✅ Obat Ulkus Peptikum via IV (Injeksi)

🔹 1. PPI Injeksi (First Line untuk ulkus berdarah)

Contoh:

  • Pantoprazole IV

    • Dosis: 40 mg IV setiap 12 jam, atau
      80 mg bolus + infus kontinu 8 mg/jam selama 72 jam (pada kasus perdarahan aktif)

  • Omeprazole IV

    • Dosis serupa

📌 PPI IV menurunkan produksi asam secara cepat dan membantu stabilisasi bekuan darah di ulkus berdarah.


🔹 2. Ranitidine IV (H2-blocker, alternatif jika PPI tidak bisa digunakan)

  • Dosis: 50 mg IV setiap 6–8 jam

  • Sekarang jarang dipakai karena potensi efek samping jangka panjang dan ditarik di beberapa negara


🔹 3. Sukralfat / Antasida

  • Tidak tersedia dalam bentuk IV. Hanya oral.
    Pada pasien yang tidak bisa minum, tidak digunakan.


💉 Protokol Ulkus Peptikum Berdarah (di RS)

Biasanya kombinasi:

  1. Pantoprazole IV bolus 80 mg, lalu

  2. Infus kontinu 8 mg/jam selama 72 jam

  3. Endoskopi segera (jika stabil)

  4. Transfusi darah bila Hb < 7 g/dL

  5. Setelah stabil → transisi ke PPI oral


⚠️ Catatan

  • Obat IV ini tidak untuk penggunaan mandiri – hanya digunakan di bawah pengawasan dokter, biasanya di RS atau IGD.

  • Jika kamu tidak mengalami muntah darah, BAB hitam, atau tidak sadar, maka pengobatan oral cukup.


Comments

Popular posts from this blog

CARA MENGHITUNG STOCK OBAT

Total Recordable Incident Rate (TRIR) atau Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR

Apa Arti IgG dan IgM Tifoid Positif dalam Tes?