THERAPY PRE EKLAMSIA BERAT

 THERAPY PRE EKLAMSIA BERAT Apa Itu Pre Eklamsia Berat ( PEB ) ?   Preeklampsia ditandai dengan adanya tekanan darah tinggi dan protein pada urine tanpa disertai kejang, sedangkan eklampsia adalah komplikasi lanjutan dari preeklampsia yang ditandai dengan terjadinya kejang pada ibu hamil. Preeklampsia adalah gangguan kehamilan berupa tekanan darah tinggi yang disertai dengan meningkatnya kadar protein dalam urine ( proteinuria) atau gangguan fungsi hati . Kondisi ini jarang terjadi, namun dapat berkembang dengan cepat dan menyebabkan komplikasi serius pada ibu maupun janin. Sementara Peb atau preeklampsia berat adalah masalah kehamilan yang lebih parah Preeklamsia umumnya terjadi pada usia kehamilan di atas 20 minggu. Jika tidak terdeteksi sejak dini, maka membuatnya semakin sulit untuk dikendalikan. Terdapat dua jenis preeklamsia yaitu, preeklamsia berat dan ringan yang harus ibu hamil ketahui. PRE EKLAMSIA RINGAN Preeklampsia ringan umumnya ditandai dengan kehamilan berus...

TETANUS

 TETANUS

Apa itu Tetanus?


Tetanus adalah infeksi serius yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani. Bakteri ini menghasilkan racun yang menyerang sistem saraf, menyebabkan kekakuan otot, terutama di rahang (dikenal sebagai “lockjaw”), leher, dan tubuh.


Bagaimana Tetanus Terkait dengan Luka?

Bakteri Clostridium tetani hidup di tanah, debu, dan kotoran. Luka terbuka adalah jalur masuk utama bakteri ini ke dalam tubuh, terutama jika lukanya:

  • Dalam atau tusukan (seperti tertusuk paku berkarat)

  • Terkena tanah, debu, atau kotoran

  • Luka bakar atau luka yang tidak dibersihkan dengan baik

  • Luka dengan jaringan mati (nekrotik)


Tanda-tanda Tetanus (Biasanya muncul 3–21 hari setelah infeksi):

  • Kekakuan rahang (tidak bisa membuka mulut)

  • Kesulitan menelan

  • Kekakuan otot leher dan perut

  • Kejang otot

  • Demam, berkeringat, detak jantung cepat


Penanganan Luka agar Tidak Terkena Tetanus

  1. Cuci Luka Segera:

    • Gunakan sabun dan air mengalir

    • Bersihkan semua kotoran

  2. Hentikan Pendarahan:

    • Tekan luka dengan kain bersih atau perban

  3. Gunakan Antiseptik:

    • Seperti povidone iodine atau alkohol 70%

  4. Tutup Luka:

    • Gunakan perban steril, terutama jika luka berisiko terkena debu/kotoran

  5. Segera ke Fasilitas Kesehatan Jika:

    • Luka dalam, tusukan, atau kotor

    • Belum vaksin tetanus dalam 5–10 tahun terakhir

    • Luka terkena tanah, kotoran hewan, atau karat


Vaksin Tetanus

  • Vaksin tetanus (TT atau Td) penting untuk pencegahan.

  • Booster disarankan setiap 10 tahun.

  • Dalam kasus luka berisiko, dokter bisa memberikan:

    • Tetanus Toxoid (vaksin) jika imunisasi kurang dari ideal

    • TIG (Tetanus Immune Globulin) untuk perlindungan cepat jika belum pernah divaksin lengkap

Dosis TT (Tetanus Toxoid) tergantung pada tujuan pemberian (pencegahan umum atau penanganan luka), usia, dan status imunisasi sebelumnya.


1. Dosis TT untuk Imunisasi Dasar dan Booster (Dewasa & Remaja)

Skema Imunisasi Dasar TT:

Biasanya diberikan kepada:

  • Orang dewasa yang belum pernah atau tidak yakin sudah imunisasi tetanus

  • Wanita usia subur (termasuk ibu hamil)

DosisJadwalKeterangan
TT1Hari ke-0Mulai kapan saja
TT24 minggu setelah TT1Memberikan kekebalan minimal 3 tahun
TT36 bulan setelah TT2Memberikan kekebalan minimal 5 tahun
TT41 tahun setelah TT3Memberikan kekebalan 10 tahun
TT51 tahun setelah TT4Memberikan perlindungan seumur hidup

2. Dosis TT untuk Penanganan Luka

Jika seseorang mengalami luka berisiko (tusukan, luka kotor, luka dalam), penanganannya tergantung pada riwayat imunisasi:

Status ImunisasiTindakan
Lengkap (≥3 dosis, booster <10 tahun)Tidak perlu TT
Tidak lengkap atau tidak yakinBeri 1 dosis TT (atau Td) dan lanjutkan seri imunisasi bila perlu
Luka parah/kotor dan belum pernah vaksin atau riwayat tidak jelasTT + TIG (Tetanus Immune Globulin)

Dosis Pemberian

  • Dosis TT per suntikan: 0,5 mL intramuskular

  • Tempat suntikan: Biasanya otot deltoid (lengan atas)

  • TIG

  • Dosis TIG (Tetanus Immune Globulin)

  • TIG (Tetanus Immune Globulin) digunakan untuk memberikan perlindungan segera (pasif) terhadap tetanus, terutama pada:

    • Orang dengan luka berisiko tinggi

    • Belum pernah vaksin tetanus atau status imunisasi tidak jelas


    Dosis TIG untuk Pencegahan Tetanus pada Luka

    TujuanDosis TIGCara Pemberian
    Profilaksis luka250 IU (internasional unit) satu kaliIntramuskular (IM)
    Jika luka terjadi >24 jam yang lalu atau ada banyak jaringan mati500 IU bisa diberikanIM
    Jika pasien belum pernah imunisasi sama sekali dan lukanya kotor/parah250–500 IU + TT (Tetanus Toxoid)IM, pada tempat suntikan berbeda

    Dosis TIG untuk Pengobatan Kasus Tetanus (bukan pencegahan)

    TujuanDosis TIGCara Pemberian
    Terapi pasien tetanus3.000–6.000 IU sekali dosisIM (kadang dibagi 2: sebagian dekat luka, sisanya IM biasa)

    Catatan Penting:

    • TIG tidak menggantikan vaksin TT/Td. Pasien tetap harus mulai atau melanjutkan seri vaksinasi tetanus.

    • Suntikan TIG dan TT harus diberikan di tempat tubuh yang berbeda (misal lengan kiri dan kanan).

Comments

Popular posts from this blog

CARA MENGHITUNG STOCK OBAT

Total Recordable Incident Rate (TRIR) atau Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR

Apa Arti IgG dan IgM Tifoid Positif dalam Tes?