Posts

Showing posts from September, 2025

THERAPY PRE EKLAMSIA BERAT

 THERAPY PRE EKLAMSIA BERAT Apa Itu Pre Eklamsia Berat ( PEB ) ?   Preeklampsia ditandai dengan adanya tekanan darah tinggi dan protein pada urine tanpa disertai kejang, sedangkan eklampsia adalah komplikasi lanjutan dari preeklampsia yang ditandai dengan terjadinya kejang pada ibu hamil. Preeklampsia adalah gangguan kehamilan berupa tekanan darah tinggi yang disertai dengan meningkatnya kadar protein dalam urine ( proteinuria) atau gangguan fungsi hati . Kondisi ini jarang terjadi, namun dapat berkembang dengan cepat dan menyebabkan komplikasi serius pada ibu maupun janin. Sementara Peb atau preeklampsia berat adalah masalah kehamilan yang lebih parah Preeklamsia umumnya terjadi pada usia kehamilan di atas 20 minggu. Jika tidak terdeteksi sejak dini, maka membuatnya semakin sulit untuk dikendalikan. Terdapat dua jenis preeklamsia yaitu, preeklamsia berat dan ringan yang harus ibu hamil ketahui. PRE EKLAMSIA RINGAN Preeklampsia ringan umumnya ditandai dengan kehamilan berus...

TENSION PNEUMOTHORAX

Image
 TENSION PNEUMOTHORAX Tension pneumothorax adalah kondisi darurat medis yang mengancam jiwa dan terjadi ketika udara masuk ke ruang pleura (ruang antara paru-paru dan dinding dada) dan terperangkap di sana, sehingga tekanan terus meningkat. Peningkatan tekanan ini tidak hanya menyebabkan paru-paru kolaps total, tetapi juga mendorong jantung, pembuluh darah besar, dan trakea ke sisi dada yang berlawanan (disebut pergeseran mediastinum), yang secara serius mengganggu aliran balik darah ke jantung dan fungsi pernapasan. Gejala-gejala tension pneumothorax berkembang cepat dan biasanya meliputi: Gejala Pernapasan yang Berat: Sesak napas (dispnea) yang progresif dan berat: Kesulitan bernapas yang semakin memburuk dengan cepat. Pernapasan cepat dan dangkal (takipnea). Nyeri dada yang tajam dan berat: Biasanya tiba-tiba dan dapat menjalar ke bahu atau punggung di sisi yang terkena, dan memburuk saat menarik napas atau batuk. Pengembangan dada yang tidak simetris (sisi yang sakit terliha...

FLUID CHALLENGE

 FLUID CHALLENGE Fluid challenge dalam shock adalah intervensi klinis penting yang digunakan untuk menilai apakah pasien akan responsif terhadap cairan , artinya apakah pemberian cairan intravena akan memperbaiki kondisi hemodinamik (misalnya meningkatkan tekanan darah atau curah jantung). 🔍 Tujuan Fluid Challenge Untuk meningkatkan preload jantung dan melihat apakah curah jantung meningkat secara bermakna (fluid responsiveness). Digunakan terutama pada pasien shock (misalnya shock hipovolemik , septik , atau kardiogenik ringan ) untuk menentukan kebutuhan cairan lebih lanjut. 📋 Indikasi Pasien dengan tanda-tanda shock : Hipotensi (MAP < 65 mmHg) Takikardia Tanda perfusi buruk: kulit dingin, oliguria, penurunan kesadaran, laktat tinggi ⚙️ Prinsip Fluid Challenge Pemberian cairan dalam jumlah tertentu dalam waktu singkat, sambil monitor hemodinamik ketat. Protokol Umum: Jenis cairan: Kristaloid (misalnya NaCl 0.9%, Ringer Laktat) Dosis: 250–500 m...